Peruan Dalam, Jumat, 7 November 2025 — Duka mendalam menyelimuti Desa Peruan Dalam setelah peristiwa longsor yang merenggut nyawa seorang anak sekolah dasar. Kepala Desa Peruan Dalam, Bapak Robert Jhonson, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah tragis tersebut.
Korban diketahui bernama Vinsensius De Paul, siswa kelas II SD Negeri 06 Peruan Dalam, yang menjadi korban longsor saat bermain di Sungai Pengkaden bersama dua rekannya sepulang sekolah. Peristiwa tersebut meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Dalam pernyataannya, Bapak Robert Jhonson menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
“Atas nama Pemerintah Desa Peruan Dalam, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Bapak Robert.
Sebagai bentuk kepedulian, Kepala Desa bersama perangkat desa langsung mengunjungi rumah duka untuk memberikan dukungan moral serta membantu proses pemakaman. Kehadiran pemerintah desa menjadi penguat bagi keluarga korban dan masyarakat yang turut berduka.
Selain menyampaikan belasungkawa, Bapak Robert juga mengimbau seluruh warga agar tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di kawasan rawan bencana seperti lereng, tebing, dan daerah dengan pepohonan rimbun.
“Kita saat ini memasuki musim hujan. Saya mengingatkan warga agar tidak beraktivitas terlalu dekat dengan tebing atau pohon besar karena risiko longsor dan tumbangnya pohon sangat tinggi,” tambahnya.
Pemerintah Desa Peruan Dalam berencana melakukan langkah antisipatif, seperti pemantauan wilayah rawan longsor dan koordinasi penanganan darurat bersama instansi terkait untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Musibah ini menjadi pengingat bagi seluruh warga akan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi alam, terutama saat curah hujan tinggi dan kondisi tanah mulai labil.
